Kamis, 03 Agustus 2017

Pengusaha di bawa ke kerajinan Kayu Indonesia


Pengusaha di bawa ke kerajinan Kayu Indonesia

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Indonesia, Rosan P Roeslani mengatakan, pengusaha Saudi mempertimbangkan kayu
Kerajinan buatan Indonesia diyakini berpotensi meningkatkan perdagangan antar kedua negara. Kadin memanfaatkan kunjungan kenegaraan di Saudi
Arab Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud hanya dengan mengadakan sebuah forum perusahaan bertajuk 'Indonesia-Arab Saudi Business Forum' itu
Mempertemukan pengusaha Muslim dan Indonesia. Selain itu, kedatangan Raja Salman bisa menjadi faktor bagi Saudi
Pengusaha mempertimbangkan investasi produktif. Karena itu, industri perdagangan kedua negara tidak hanya berbasis minyak bumi
Produknya, Kadin berupaya meningkatkan kolaborasi. "Di antara mereka dengan kedatangan Raja Salman, '' para pengusaha) memilikinya
Perhatian kepada Indonesia dan lebih terbuka. Hal ini agak berbeda, investasi yang dilakukan oleh kerajaan dengan beragam usaha kecil
Masyarakat, masing-masing mencurahkan, "jelas Rosan. Menurut Rosan, tak dapat dipungkiri investasi Arab Saudi di Asia Tenggara
Telah dibuat di Malaysia, namun karena Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia, investor sekarang mulai membayar
perhatian. Dia menjelaskan bahwa tren perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi tercatat berkurang, yaitu kira-kira USD 5
Miliar pada 2016 dibanding tahun 2015 yang mencapai USD 8 miliar. "Mereka tertarik dengan produk kerajinan tangan, terutama kayu," katanya
Demikian di Jakarta, Kamis (2/3). Dia menambahkan bahwa bisnis lain yang dilirik pengusaha Arab Saudi adalah perintis bisnis
Pariwisata, kesehatan, dan perbaikan infrastruktur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kerajinan berburu di Inacraft 2016

Kerajinan berburu di Inacraft 2016 Kerajinan yang dipamerkan di Inacraft 2016 ini meliputi kerajinan kain seperti batik, tenun, dan...